Pendampingan Penguatan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Berbasis Hukum Keluarga Islam di Desa Sopet
DOI:
https://doi.org/10.64506/vf3qn133Keywords:
pendidikan anak, peran orang tua, Hukum Keluarga Islam, pendampingan masyarakat, pendidikan keluarga.Abstract
Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama yang berperan penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta perkembangan intelektual anak. Namun, perubahan sosial dan perkembangan teknologi menghadirkan berbagai tantangan bagi orang tua dalam menjalankan fungsi pendidikan di lingkungan keluarga. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pendampingan yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan prinsip-prinsip Hukum Keluarga Islam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran orang tua dalam pendidikan anak melalui program pendampingan di Desa Sopet. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action yang dipadukan dengan model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai hak dan kewajiban dalam pendidikan anak, pola komunikasi keluarga, pendampingan belajar, serta penerapan pola asuh yang positif berdasarkan nilai-nilai Hukum Keluarga Islam. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Program pendampingan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mampu memperkuat fungsi keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berkualitas
References
Al-Jauziyyah, I. Q. (2009). Tuhfat al-maudūd bi ahkām al-maulūd. Dār Ibn Hazm.
Bornstein, M. H. (2019). Handbook of parenting (3rd ed.). Routledge.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (3rd ed.). Routledge.
Hoover-Dempsey, K. V., & Sandler, H. M. (2005). Final performance report for OERI grant #R305T010673: The social context of parental involvement: A path to enhanced achievement. Vanderbilt University.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Kompilasi hukum Islam. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Kirkpatrick, J. D., & Kirkpatrick, W. K. (2016). Kirkpatrick's four levels of training evaluation. ATD Press.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental mediation of children's internet use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581–599.
Sabiq, S. (2013). Fiqh al-sunnah (Vol. 2). Dār al-Fath.
UNICEF. (2021). The state of the world's children 2021: On my mind—Promoting, protecting and caring for children's mental health. UNICEF.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Misba Huddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cendekia Insani Journal of Community Engagement © 2025 by STAI Cendekia Insani Situbondo is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International




